Beberapa tahun terakhir, tujuh warga negara Prancis telah ditahan oleh otoritas Iran, dengan dua orang masih dalam tahanan. Presiden Prancis Emmanuel Macron, pada Sabtu, 21 Juni 2025, menyatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan rekan dari Iran melalui telepon, menyerukan pembebasan segera dua tahanan yang masih ditahan. Macron menegaskan keinginannya agar Cécile Kohler dan Jacques Paris dibebaskan, menilai penahanan mereka sebagai tidak manusiawi dan tidak adil. Presiden Prancis juga menyuarakan keprihatinan atas ambisi nuklir Iran dan memastikan bahwa Iran harus memberikan jaminan tentang niat damainya. Macron yakin bahwa ada cara untuk mengakhiri konflik dan menghindari risiko yang lebih besar, dan untuk itu, negosiasi dengan Iran harus diperkuat.
Cécile Kohler dan pasangannya, Jacques Paris, telah ditangkap pada tahun 2022 ketika berkunjung ke Iran untuk berwisata. Pemerintah di Teheran menuduh mereka melakukan spionase, namun keluarga mereka membantah tudingan tersebut. Saat ini, Presiden Prancis terus memperjuangkan pembebasan kedua warganya dan berupaya untuk mendorong negosiasi lebih lanjut dengan Iran dan mitra Eropa.

