Marius Borg Hoiby, anak dari Putri Mahkota Mette-Marit dan Morten Borg, mengakui penyerangan dan vandalisme terkait insiden Agustus 2024. Dalam pernyataan publiknya, Hoiby mengungkapkan bahwa tindakannya terjadi saat ia dalam pengaruh alkohol dan kokain setelah pertengkaran, sambil mengakui masalah kesehatan mental dan penyalahgunaan zat yang dialaminya.
Polisi menuduh Hoiby dengan empat tuduhan perilaku ofensif seksual, satu tuduhan pelecehan dalam hubungan dekat, dua tuduhan kekerasan fisik, serta pelanggaran lainnya termasuk vandalisme, ancaman, dan pelanggaran perintah penahanan.
Skandal ini tidak hanya mengguncang keluarga kerajaan Norwegia tetapi juga menarik perhatian media internasional. Setelah menghabiskan waktu di penjara dan menjalani rehabilitasi di London, Hoiby terus menjadi sorotan sejak kecil, dibesarkan dalam keluarga kerajaan bersama saudara tirinya, Putri Ingrid Alexandra dan Pangeran Sverre Magnus.

