Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh, dikenal sebagai “Aphelion”. Pada tahun 2025, peristiwa Aphelion diperkirakan akan terjadi pada bulan Juli, menyita perhatian banyak orang. Aphelion adalah fenomena astronomi di mana Bumi berada pada jarak terjauhnya dari Matahari dalam lintasan orbit elipsnya. Dengan istilah Yunani yang bermakna “jauh” dan “Matahari”, Aphelion menggambarkan ketika Bumi mencapai posisi paling jauh dari Matahari dalam perjalanannya melintasi tata surya. Hal ini dipengaruhi oleh orbit Bumi yang berbentuk elips, bukan lingkaran sempurna, sehingga jarak antara Bumi dan Matahari berfluktuasi sepanjang tahun. Perihelion terjadi pada bulan Januari ketika Bumi berada dekat dengan Matahari, sementara Aphelion biasanya terjadi pada bulan Juli ketika Bumi berada jauh dari Matahari. Fenomena Aphelion di tahun 2025 diperkirakan terjadi pada tanggal 4 Juli sekitar pukul 02.54 WIB, dengan jarak pusat Bumi dan pusat Matahari mencapai sekitar 152.087.738 kilometer. Meskipun terdengar signifikan, selisih jarak ini tidak memberikan dampak ekstrem pada cuaca atau iklim Bumi. Jadi, meskipun fenomena Aphelion menarik perhatian banyak orang setiap tahun, perbedaan jaraknya tidak mempengaruhi kondisi Bumi secara signifikan.

