Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyatakan bahwa kelompok BRICS mewakili semangat Konferensi Bandung yang menolak dominasi kekuatan besar dunia. Pernyataan tersebut disampaikan saat pidato pembuka sesi pertama KTT BRICS ke-17 di Rio de Janeiro. Hadir dalam acara tersebut adalah Presiden RI Prabowo Subianto, dengan Indonesia baru saja menjadi anggota BRICS. Lula menyoroti krisis multilateralisme global dan menyebut hari ini sebagai masa di mana prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa goyah. Dia mengingatkan bahwa sebagian besar anggota BRICS adalah pendiri PBB dan menegaskan bahwa BRICS adalah kelanjutan dari gerakan non- blok. Indonesia resmi menjadi anggota BRICS sejak awal tahun 2025. KTT BRICS menjadi platform untuk membahas isu politik dan keamanan global, termasuk konflik regional, reformasi tata kelola global, dan penguatan multilateralisme. Selain itu, isu ekonomi, keuangan, teknologi Artificial
Intelligence, lingkungan, aksi iklim, dan kesehatan global juga menjadi perbincangan dalam KTT tersebut.

