Sejarah Black Friday: Tradisi Belanja Pasca-Thanksgiving

Date:

Share post:

Black Friday adalah hari belanja tersibuk di Amerika Serikat, terjadi setiap Jumat setelah Thanksgiving di bulan November. Orang-orang berburu diskon besar dan penawaran spesial di toko-toko dan pusat perbelanjaan. Fenomena Black Friday ini juga telah menyebar ke negara lain, termasuk diskon e-commerce. Istilah ini awalnya tidak berhubungan dengan belanja, tetapi berasal dari peristiwa keuangan pada tahun 1869. Polisi di Philadelphia mulai menyebutnya “Black Friday” karena kondisi tidak terkendali setelah Thanksgiving. Meskipun istilah ini awalnya negatif, para peritel kemudian menerimanya dan membuatnya menjadi simbol untung dalam bisnis mereka. Black Friday kini menjadi simbol dimulainya musim liburan Natal di AS.

Source link

Semua BErita

Feminitas Romantis dan Pemberontakan Mode: Daya Pikat Coquette Aesthetic

Pesona Estetika Coquette dalam Dunia Mode Internasional Estetika coquette semakin menjadi pusat perhatian dalam industri mode global saat ini....

Jalan atau Lari: Mana Lebih Efektif untuk Menyempitkan Perut?

Manakah yang Lebih Efektif: Berjalan atau Berlari? Olahraga merupakan aktivitas penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Bagi sebagian...

Annual Dinner 2026 Menjadi Momentum Penguatan Misi Konservasi Paseban

Annual Dinner menjadi ajang memperkuat komitmen terhadap konservasi yang berbasis kemitraan dan pengetahuan.

Potensi 209 Rute Penerbangan Baru di Indonesia, Hemat Waktu Traveling

Indonesia Menyambut Peluang Besar dengan 209 Rute Penerbangan Baru ...