Konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja telah menyebabkan kerusakan parah pada candi kuno Ta Krabey, yang juga dikenal sebagai Ta Kwai Temple. Setelah tiga hari pertempuran, kedua negara terlibat saling menyalahkan, dengan Kamboja menuduh Thailand menyerang candi Angkorian di sepanjang perbatasan dan Thailand mengklaim bahwa pasukan Kamboja ditempatkan di dalam kuil. Situasi ini telah menimbulkan kekhawatiran dari UNESCO, yang memperingatkan bahwa Kuil Preah Vihear dan situs warisan lainnya berisiko rusak akibat konflik tersebut.
UNESCO telah menerbitkan pernyataan mengenai perlindungan properti budaya selama konflik bersenjata, mengingatkan semua pihak akan kewajiban berdasarkan hukum internasional. Mereka juga sedang memantau situasi dengan cermat dan telah menyebarkan koordinat geografis situs warisan dunia dan situs penting nasional kepada pihak yang terlibat untuk mencegah kerusakan tak disengaja atau disengaja. Seruan perlindungan ini datang ketika militer di sepanjang perbatasan dilaporkan meningkat, dengan laporan serangan di dekat situs-situs candi kuno. Upaya dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan melindungi warisan budaya penting di daerah tersebut.

