Menjadi seorang ibu di Jepang bukanlah perkara yang mudah, menghadapi seribu emosi dan tantangan yang kompleks. Aspen Kumagai, seorang ibu yang berbagi pengalaman, merasakan perubahan dalam hidupnya setelah menjadi seorang ibu dan pindah ke prefektur baru. Mengalami kesulitan dalam mencari teman karena norma sosial dan struktur sosial yang rumit di Jepang, Kumagai akhirnya berhasil menemukan satu teman ibu. Sulitnya memulai dan mempertahankan pertemanan merupakan isu sosial yang dihadapi oleh banyak ibu di Jepang.
Banyak ibu di Jepang meninggalkan pekerjaan tetap untuk beralih ke pekerjaan paruh waktu setelah memiliki anak. Tekanan di kantor dan sulitnya mencari tempat penitipan anak menjadi faktor utama yang mendorong fenomena sosial ini. Meskipun Sulit, Kumagai merasa lega ketika bisa berbagi cerita dan masalah dengan teman ibu yang baru ditemuinya. Perjalanan menjadi seorang ibu di Jepang memang penuh dengan tantangan, namun dengan usaha dan kesabaran, pertemanan yang berarti tetap bisa ditemukan.

