Pahami Phenomena Gray Divorce pada Usia Lanjut

Date:

Share post:

Perceraian di masa tua, atau yang dikenal dengan istilah “gray divorce”, menjadi fenomena yang semakin populer. Banyak pasangan yang memutuskan untuk bercerai setelah bertahun-tahun menjalani pernikahan di usia paruh baya ke atas. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh AARP pada 2004 dan semakin dikenal setelah penelitian oleh Susan L. Brown dan I-Fen Lin pada 2012. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab gray divorce, seperti empty nest syndrome, masalah finansial, ketidaksetiaan, masalah kesehatan, renggangnya hubungan, ekspektasi yang berubah, dan berkurangnya stigma buruk tentang perceraian. Bagi banyak pasangan, masa tua menjadi waktu untuk mengevaluasi hubungan, mencari makna hidup, dan mengutamakan kebahagiaan pribadi. Seiring dengan berkurangnya stigma negatif terhadap perceraian, banyak pasangan lansia yang memilih untuk mengakhiri pernikahan mereka demi kebahagiaan dan kesejahteraan pribadi.

Source link

Semua BErita

Paviliun Indonesia Gugah Kisah Pelayaran Abad ke-15 di Venice Biennale 2026

Paviliun Indonesia di Venice Biennale 2026 Angkat Kisah Pelayaran Agung Abad ke-15 Sebuah pameran menarik di Venice Biennale 2026...

Festival Lampion Waisak 2026: Peserta Wajib Berpakaian Putih di Candi Borobudur

Festival Lampion Waisak di Candi Borobudur: Merayakan Harapan dan Kedamaian Pada tahun ini, Festival lampion Waisak di Candi Borobudur...

6 Gerakan Yoga untuk Pemula dari Tsamara Farhana Beserta Manfaatnya

Yoga untuk Pemula dengan Tsamara Farhana: Gerakan Simpel, Manfaat Luar Biasa Mulai gaya hidup sehat dengan yoga tidak pernah...

Dugaan KPK: Korupsi Perpanjangan Tol Cawang-Pluit, Kerugian Rp 94,8 Triliun

KAKI Laporkan Dugaan Korupsi Perpanjangan Konsesi Tol Cawang–Pluit ke KPK Jakarta - Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) resmi melaporkan...