Menuju malam tahun baru 2026, InJourney, sebuah holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, telah memanfaatkan momen ini sebagai waktu untuk bersatu dalam refleksi. Mereka tidak hanya menyelenggarakan acara hiburan, tetapi juga mengadakan doa bersama dan mengheningkan cipta untuk korban bencana Sumatera di seluruh bandara dan destinasi wisata terkemuka yang mereka kelola di berbagai wilayah Indonesia ketika tahun berganti.
Doa bersama dan pengheningan cipta dilaksanakan di berbagai lokasi seperti bandara utama, kawasan The Mandalika-Lombok, Nusa Dua-Bali, Sanur Bali, Golo Mori Labuan Bajo, Candi Borobudur, Prambanan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Sarinah Jakarta. Semua ini dilakukan sebagai bentuk doa bagi korban bencana Sumatera yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Maya Watono, Direktur Utama InJourney, menyatakan, “Komitmen kami adalah bahwa pariwisata tidak hanya tentang kegembiraan, tetapi juga tentang empati, solidaritas, dan nilai kemanusiaan.” Selama liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, InJourney memastikan bahwa semua acara perayaan dan aktivitas wisata di bandara dan destinasi berjalan lancar, aman, dan nyaman. Berbagai program perayaan tahun baru di The Mandalika, Bali, Prambanan, TMII, Sarinah, dan destinasi lainnya telah dilaksanakan dengan fokus pada keselamatan, pengendalian kapasitas pengunjung, dan kesiapsiagaan operasional.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, destinasi InJourney telah merayakan malam tahun baru tanpa kembang api, melainkan dengan acara reflektif seperti doa bersama, moment of silence, dan penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

