Alergi udang merupakan jenis alergi makanan yang sering terjadi, terutama di negara dengan konsumsi seafood tinggi. Alergi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh merespons protein tertentu dalam udang secara berlebihan, menyebabkan gejala seperti gatal-gatal, mual, dan sesak napas. Penting untuk memahami alergi udang agar risiko yang mungkin timbul dapat dihindari. Alergi udang termasuk dalam kelompok alergi kerang-kerangan, yang dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Dua kelompok hewan laut penyebab alergi kerang-kerangan adalah krustasea dan moluska. Alergi ini terjadi karena sistem imun tubuh menganggap protein dalam udang sebagai ancaman. Faktor penyebab alergi udang meliputi reaksi berlebihan terhadap protein udang, faktor genetik, paparan yang terjadi di usia dewasa, dan gangguan sistem imun. Memahami penyebab alergi udang penting untuk menghindari pemicu, mengenali gejala, dan mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Alergi udang bisa timbul pada orang yang sebelumnya tidak pernah mengalami reaksi alergi serupa. Gejala alergi udang seperti gatal, bentol, mual, dan sesak napas disebabkan oleh pelepasan histamin. Penting untuk berhati-hati terhadap makanan yang dikonsumsi bagi penderita alergi udang. Informasi yang didapat dari berbagai sumber membantu dalam pemahaman mengenai alergi udang dan cara menghadapinya. Perlu diingat, copyright diberikan kepada ANTARA tahun 2026 dan tidak diizinkan untuk mengambil konten tanpa izin tertulis.

