Tom Ford, merek terkenal di dunia fashion, telah terlibat dalam skandal dugaan gratifikasi seks terhadap klien super-VIP oleh seorang manajer toko. Laporan pengaduan tersebut mencuat setelah seorang tenaga penjualan terbaik melaporkannya kepada Equal Employment Opportunity Commission pemerintah federal. Menurut dokumen yang diperoleh Page Six, seorang karyawan menceritakan bagaimana seorang manajer wanita yang populer di kalangan sosialita mulai menceritakan layanan seksual sejak tahun 2020. Dia juga melibatkan karyawan dalam aktivitasnya, meminta untuk mengalihkan perhatian sementara dia melakukan hubungan intim dengan klien di ruang ganti. Karyawan tersebut merasa terpaksa untuk menuruti perintah manajer agar bisa mempertahankan pekerjaannya. Terungkap pula bahwa manajer tersebut memiliki hubungan dengan orang kaya, termasuk seorang sutradara film dalam dokumen yang disebut sebagai Tuan B. Kasus ini telah menimbulkan kontroversi dalam industri fashion dan juga merupakan pelajaran penting tentang perlindungan hak-hak kerja bagi semua individu tanpa terkecuali.

