Otoritas China telah memberikan peringatan kepada warganya untuk tidak bepergian ke Jepang dua kali dalam satu minggu terakhir, dengan alasan keamanan yang meningkat setelah insiden perampokan yang mengakibatkan kerugian miliaran rupiah. Namun, selama libur Imlek 2026, para turis China diprediksi akan bepergian ke mana?
Industri penerbangan sipil China memperkirakan bahwa jumlah penumpang selama libur Tahun Baru Imlek 2026 akan mencapai rekor tertinggi. Badan Penerbangan Sipil China memperkirakan bahwa lalu lintas penumpang selama periode puncak ini dapat mencapai 95 juta, dengan rata-rata 2,38 juta penumpang per hari, meningkat 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Permintaan penerbangan internasional, khususnya di pasar regional tetangga, juga mengalami peningkatan signifikan.
Data dari platform Qunar.com menunjukkan bahwa Asia Tenggara mendominasi pasar pemesanan hotel selama libur Imlek. Negara-negara seperti Vietnam, Thailand, Korea Selatan, Malaysia, Hong Kong (China), Singapura, Rusia, Makau (China), Australia, dan Indonesia termasuk dalam 10 destinasi teratas untuk pemesanan hotel dari pertengahan Januari hingga akhir liburan Tahun Baru Imlek. Tongcheng Travel juga mencatat bahwa negara-negara Asia Tenggara menyumbang sekitar 50 persen dari 10 destinasi penerbangan internasional terpopuler, dengan Singapura, Kuala Lumpur, Kota Ho Chi Minh, dan Bali menjadi destinasi yang paling diminati.
Meskipun Thailand tetap menjadi destinasi keberangkatan paling populer, penerbangan dari Tiongkok ke negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam, Malaysia, Indonesia, dan Laos juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan selama libur Imlek 2026.

