Framework Kolaboratif Kemendukbangga: Berita Kesehatan Terbaru

Date:

Share post:

Menteri Kemendukbangga/ Ka BKKBN DR. Wihaji telah menjelaskan secara rinci pada RAKORNAS 2026 tentang pentingnya kolaborasi dalam Transformasi Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Dalam acara tersebut, beliau menekankan bahwa kolaborasi dengan semua pihak adalah kunci kesuksesan dalam mencapai visi misi Presiden. Transformasi ini merupakan langkah yang sangat penting untuk menciptakan Indonesia Emas 2045.

Salah satu aspek yang diangkat adalah peran penting KOWANI dalam meningkatkan kualitas Keluarga, karena peran perempuan sangat signifikan dalam hal ini. Selain itu, Menteri Wihaji juga menyoroti 8 Program Prioritas Presiden yang semuanya berhubungan dengan Pembangunan Keluarga. Kolaborasi lintas sektor tidak hanya antar Kementerian/Lembaga pemerintah, tetapi juga melibatkan pihak non-pemerintah sangat diperlukan untuk mencapai Stabilitas dan Ketahanan Demografi yang diinginkan.

Menteri Wihaji menjelaskan bahwa kolaborasi seperti menggerakkan sebuah orkestra, dimana setiap komponen memiliki peran yang berbeda namun jika bersatu, akan tercipta harmoni yang indah. Beberapa capaian positif yang telah dicapai dalam dua tahun terakhir termasuk dalam Program MBG yang memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia PAUD. Langkah ini dianggap sebagai prestasi kelas dunia yang patut diapresiasi.

Untuk mendorong Transformasi ini, Kemendukbangga telah menyiapkan 51.000 tenaga pendamping keluarga (TPK) dan puluhan ribu PKB (Penyuluh) yang merupakan ujung tombak dari program-program edukasi dan advokasi. Pemberian kendaraan operasional kepada TPK diharapkan dapat memperlancar kinerja mereka di lapangan. Poin penting lain yang disoroti adalah perlunya perhatian lebih pada keluarga dengan kepala keluarga perempuan, keluarga dengan anak remaja, dan juga keluarga dengan lansia.

OBKESINDO, yang merupakan komunitas Observer Kesehatan, memberikan apresiasi atas kerja keras Kemendukbangga/BKKBN dalam melakukan Transformasi Kolaboratif. Dukungan dari semua pihak diharapkan dapat memperkuat program-program yang telah dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Source link

Semua BErita

Sejarah Hari Pangan Sedunia 16 Oktober dan Tujuannya

Hari Pangan Sedunia diperingati setiap 16 Oktober dengan perhatian yang semakin luas: bukan hanya soal tersedianya makanan, tetapi...

8 HP Android Kamera AI Terbaik untuk Konten Estetik

Kamera ponsel kini tidak hanya dinilai dari jumlah megapiksel. Bagi pembuat konten, kemampuan merekam video, stabilisasi, kualitas sensor,...

**Cara Membuat Combro Isi Oncom Tanpa Kelapa, Renyah dan Anti Lembek**

Combro dengan kulit singkong yang garing dan isian oncom yang gurih bergantung pada beberapa tahap penting, mulai dari...

**GERTAK Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB**

Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (GERTAK) meminta pengusutan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Badan Nasional Penanggulangan...