Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan secara resmi bahwa militer AS sedang melancarkan serangan udara “besar-besaran dan berkelanjutan” terhadap Republik Islam Iran. Melalui pernyataan video yang dirilis melalui media sosial Truth Social pada Sabtu dini hari waktu setempat, Trump menegaskan bahwa tujuan dari operasi ini adalah untuk menghancurkan kekuatan militer Iran secara total. Menurut Trump, langkah drastis ini diambil sebagai upaya defensif untuk melindungi warga negara AS dari ancaman rezim Teheran. Ia secara spesifik menyebutkan target utama dari serangan tersebut, termasuk menghancurkan rudal-rudal dan industri militer Iran hingga rata dengan tanah, serta memusnahkan angkatan laut mereka. Sampai saat ini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa, namun berbagai otoritas di kota-kota terdampak mulai melaporkan kerusakan infrastruktur yang signifikan akibat serangan tersebut. Menyusul serangan ini, beberapa kota di Iran telah dilanda kekacauan akibat kerusakan yang disebabkan oleh serangan tersebut. Presiden Trump menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan respons atas ancaman yang dihadapi oleh Amerika Serikat dari pihak Iran. Serangan udara tersebut ditujukan untuk mematahkan kekuatan militer Iran dan memastikan perlindungan warga negara AS dari segala bentuk ancaman yang mungkin timbul dari Iran. Upaya ini merupakan bagian dari strategi defensif untuk merespons situasi yang dianggap mengancam keamanan negara. Meskipun detail terkait kerugian dan korban masih belum dapat dipastikan secara jelas, namun serangan udara tersebut telah menimbulkan kerusakan yang cukup signifikan pada infrastruktur di kota-kota yang menjadi sasaran serangan. Terus berlangsungnya serangan ini mungkin akan membawa dampak yang lebih luas dalam situasi politik global.

