Kolang-kaling yang telah direbus dan dicampur dengan rempah atau gula memerlukan proses pendinginan sebelum disimpan. Tiriskan kolang-kaling hingga suhu ruangan dan simpan dalam wadah kedap udara di dalam lemari es. Langkah penyimpanan yang tepat tidak hanya mempertahankan kesegaran dan tekstur kolang-kaling, tetapi juga mencegah timbulnya bau asam. Kolang-kaling yang disimpan dengan benar dapat digunakan untuk berbagai olahan seperti minuman segar, kolak, atau manisan Lebaran.
Mengenai pertanyaan seputar kolang-kaling, aroma asam dan lendir yang sering muncul disebabkan oleh proses fermentasi alami selama penyimpanan serta lendir alami yang belum hilang sepenuhnya. Merendam kolang-kaling dengan air cucian beras tidak wajib namun sangat dianjurkan, karena pati dalam air cucian beras efektif mengikat lendir dan mengurangi bau apek secara alami. Alternatifnya, dapat menggunakan air garam atau perasan jeruk nipis.
Untuk memasak kolang-kaling tanpa bau, Anda dapat menambahkan rempah aromatik seperti daun pandan, daun jeruk, atau kayu manis selama proses perebusan. Merebus dengan gula juga dapat membantu menghilangkan bau asam serta berfungsi sebagai pengawet alami. Dengan begitu, kolang-kaling yang Anda olah akan lebih segar dan siap untuk dinikmati.

