Etihad Airlines telah mengonfirmasi bahwa penerbangan terbatas akan dibuka kembali ke 25 destinasi pilihan mereka. Meskipun begitu, Etihad menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dan penerbangan hanya akan dioperasikan setelah memastikan semua kriteria keselamatan terpenuhi sepenuhnya.
Di sisi lain, harga tiket penerbangan dari Asia ke Eropa mengalami lonjakan yang signifikan. Para pelancong berlomba-lomba untuk membeli tiket dengan harga tinggi pada rute yang menghindari Timur Tengah. Laporan dari Mothership menyebutkan bahwa penutupan wilayah udara akibat serangan di Iran yang dipimpin oleh AS dan Israel telah memaksa maskapai penerbangan seperti Emirates dan Qatar Airways untuk menghentikan penerbangan mereka.
Hal ini memberikan peluang bagi maskapai pesaing seperti Singapore Airlines (SIA) yang dapat terbang tanpa henti antara Eropa dan Asia untuk memenuhi permintaan tersebut, meskipun dengan menaikkan harga tiket.

