Jamuan kenegaraan yang diadakan di Aula St. Albert St. (Albert Hall) telah menciptakan sebuah suasana yang megah dengan meja sepanjang 155 kaki yang mampu menampung hingga 160 orang. Persiapan untuk acara ini dimulai pada Minggu, 15 Maret 2026, dimana staf istana menyiapkan meja dengan 143 lilin yang diletakkan secara indah dan rangkaian bunga dari taman di Windsor dan Istana Buckingham juga ditempatkan sebagai penambah kesan.
Sebagaimana yang dikutip dari Daily Mail, istana telah melakukan penyesuaian untuk menjamu tamu-tamu yang beragama Islam dan sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Area untuk salat dan berbuka puasa telah disediakan, bahkan dengan inovasi menyajikan makanan ringan (canapé) selama resepsi pra-jamuan makan bagi tamu yang ingin berbuka puasa. Sejarah pun mencatat untuk pertama kalinya keluarga kerajaan menyediakan layanan ini, mengingat setelah pidato dari Raja Charles, para tamu akan menunggu hingga pukul 9 malam untuk menikmati hidangan selanjutnya.
Dalam pidatonya, Raja memulai dengan doa untuk para tamu yang hadir, mengharapkan ‘kedamaian, berkah, dan kebahagiaan’ selama bulan Ramadan. Beliau juga menyoroti signifikansi hubungan ekonomi antara Inggris dan Nigeria, di mana pada Januari 2026 Nigeria menjadi pasar ekspor terbesar Inggris di benua Afrika.

