Pemerintah Thailand sedang mempertimbangkan proposal untuk memberikan penerbangan domestik gratis kepada wisatawan asing sebagai langkah untuk melindungi sektor pariwisata dari potensi dampak perang Iran vs Israel dan AS. Wacana ini mencakup pemberian tiket pesawat domestik pulang pergi secara gratis kepada wisatawan asing yang membeli tiket pesawat internasional dengan harga reguler ke Thailand. Meskipun proyek ini telah diusulkan sebelumnya, masih menunggu pertimbangan dari pemerintah, sesuai dengan yang diungkapkan oleh Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand (TAT), Thapanee Kiatphaibool. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi pengaruh ketegangan di Timur Tengah terhadap permintaan perjalanan jarak jauh, operasi maskapai penerbangan, dan kepercayaan wisatawan secara keseluruhan.
Keterlibatan pemerintah dalam melindungi sektor pariwisata Thailand tidak lepas dari kekhawatiran tentang potensi kerugian akibat konflik berlanjut di Timur Tengah. Kementerian Pariwisata Thailand memperkirakan kemungkinan kehilangan 596.000 pengunjung dan pendapatan sebesar 40,9 miliar baht jika konflik terus berlanjut. Beberapa daerah di Thailand, seperti Provinsi Phangnga, telah mengalami penurunan tajam dalam jumlah kedatangan wisatawan Eropa, yang berdampak pada industri perhotelan setempat. Untuk mengatasi penurunan ini, pihak berwenang sedang merencanakan langkah-langkah darurat untuk menjaga keberlangsungan pariwisata Thailand, termasuk mempersiapkan strategi untuk mengimbangi penurunan kedatangan wisatawan dari pasar jarak jauh seperti Eropa dan AS.
Meskipun jumlah kedatangan wisatawan asing ke Thailand mengalami penurunan sebesar 4,2 persen dalam dua bulan pertama tahun 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pihak berwenang terus berupaya untuk mendukung industri pariwisata negara tersebut. Langkah-langkah seperti proposal penerbangan domestik gratis bagi wisatawan asing diharapkan dapat membantu mengurangi dampak dari ketegangan geopolitik terhadap sektor pariwisata Thailand. Yang diunggah pada sumber liputan6.com memuat artikel lengkap.

