Pada musim haji 2026, tempe menjadi salah satu konsumsi utama yang sangat diminati oleh jemaah haji. Tempe, yang sering disebut sebagai superfood, sangat dekat dengan lidah dan kebiasaan makan masyarakat Indonesia. Katering Meez Marry di Arab Saudi telah menjadwalkan tempe hadir hingga lima kali dalam seminggu, sebagai respon terhadap permintaan tinggi dari jemaah. Pengguna juga sangat menyukai tahu, yang selalu menjadi menu favorit di antara para jemaah.
Koki utama, Abdurrahman, menjelaskan bahwa tempe dan tahu selalu menjadi menu yang paling dicari oleh jemaah. Untuk memastikan ketersediaan pasokan, dapur katering memproduksi tempe secara mandiri dengan menjaga kualitas yang baik. Produksi tempe ini juga berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan jemaah umrah sepanjang tahun.
Meskipun tempe menjadi pilihan utama, menu yang disajikan tetap beragam dengan sajian khas dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Jawa, hingga Sumatra. Menu seperti rendang dan ayam woku juga disiapkan untuk melengkapi pengalaman kuliner para jemaah di Tanah Suci. Untuk mempertahankan keaslian cita rasa, tim koki tidak hanya mengandalkan bumbu pasta dari Kementerian Haji dan Umrah, tetapi juga menambahkan rempah segar seperti serai, lengkuas, daun jeruk, daun salam, kunyit, dan jahe yang diimpor langsung dari Indonesia.

