Kylie Jenner Dilaporkan atas Gugatan Perlakuan Buruk dari Mantan ARTnya
Mantan asisten rumah tangga (ART) Kylie Jenner, Juana Delgado Soto, telah menggugat Kylie Jenner dan perusahaannya karena tuduhan perlakuan buruk. Gugatan ini merupakan yang kedua dalam sebulan terhadap Kylie Jenner, pendiri Kylie Cosmetics yang terkenal.
Perlakuan Tak Manusiawi
Berdasarkan dokumen pengadilan yang dilansir oleh Los Angeles Times, Soto menuduh Kylie Jenner dan perusahaan terkait melakukan diskriminasi rasial, pelecehan, kegagalan membayar upah, serta kegagalan mencegah atau menindak pelecehan dan diskriminasi. Menurut laporan People, Soto mulai bekerja untuk Jenner sejak tahun 2019.
Soto mengungkapkan bahwa selama bekerja untuk Jenner, ia tidak diberikan waktu istirahat makan dan istirahat lainnya. Keadaan tersebut semakin memburuk ketika Itzel Sibrian, seorang pengawas staf, mulai mengawasinya pada tahun 2023.
Sikap Balas Dendam
Menurut gugatan yang diajukan, Soto melaporkan perlakuan buruk yang ia terima kepada departemen sumber daya manusia pada tahun 2024. Namun, tindakan yang diambil terhadap Sibrian cenderung minim, dan Sibrian malah membalas dengan mengurangi upah per jam Soto, memberikan beban kerja yang tidak wajar, dan merubah jadwal kerjanya.
Upaya Soto untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai pekerja semakin terdapat hambatan, dimana Sibrian kembali mengintensifkan perlakuan tidak adil terhadapnya. Gugatan yang diajukan oleh Soto menyoroti ketidakadilan yang mungkin dialami oleh para pekerja rumah tangga, serta pentingnya perlindungan hak-hak pekerja dari segala bentuk diskriminasi dan pelecehan.

