Brad Pitt Digugat Terkait Merek Dagang Produk Perawatan Kulit
Aktor Brad Pitt kini tengah menghadapi gugatan atas dugaan pelanggaran merek dagang terkait lini perawatan kulitnya. Gugatan tersebut diajukan oleh perusahaan yang mengkhususkan diri dalam penjualan produk perawatan intim pria.
Penamaan Perusahaan yang Menjadi Kontroversi
Beau D., perusahaan yang memasuki pasar pada tahun 2020 dengan produk lip balm dan krim bernama D. Cream, menuding Brad Pitt telah mengganti nama perusahaannya menjadi suatu nama yang dianggap terlalu mirip dengan merek milik mereka. Hal ini dilaporkan oleh AirMail.
Pitt sendiri mendirikan merek kecantikan asal Prancis bernama Le Domaine pada tahun 2022 bersama keluarga Perrin, yang merupakan salah satu produsen anggur premium di Provence, Prancis. Pada musim panas tahun lalu, perusahaan tersebut melakukan rebranding dari Le Domaine menjadi Beau Domaine.
Kasus Perseteruan Merek yang Masih Berlanjut
Brandon Palas, pendiri Beau D. dan teman-teman, mulai menyadari adanya kemiripan antara nama dan desain huruf dari merek kecantikan Brad Pitt dengan perusahaan mereka. Palas, yang dulunya adalah seorang editor fashion di majalah Men’s Vogue yang kini sudah tutup, awalnya mencoba menyelesaikan masalah ini secara pribadi.
Namun setelah upaya-upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil, Palas akhirnya memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum pada bulan Desember 2025. Gugatan yang diajukan termasuk persaingan usaha tidak sehat berdasarkan hukum umum, pelanggaran merek dagang, serta informasi yang menyesatkan menurut California Business and Professions Code. Pihak Palas menuntut ganti rugi sebesar lebih dari 75.000 dolar AS.

