Mitos atau Fakta: Mewarnai Rambut & Risiko Kanker

Date:

Share post:

Benarkah Mewarnai Rambut Tingkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasannya

Jakarta (ANTARA) – Mewarnai rambut menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang, baik untuk menutupi uban maupun mengikuti tren. Namun, muncul pertanyaan apakah penggunaan cat rambut dapat meningkatkan risiko kanker.

Sejumlah penelitian telah mengkaji hubungan antara pewarna rambut dan risiko kanker. Hingga saat ini, bukti ilmiah menunjukkan bahwa penggunaan pewarna rambut untuk keperluan pribadi belum dapat dipastikan menyebabkan kanker, meski beberapa penelitian menemukan kemungkinan peningkatan risiko pada jenis kanker tertentu dan kelompok pengguna tertentu.

Apakah Pewarna Rambut Menyebabkan Kanker?

Berdasarkan kajian dari National Cancer Institute (NCI), hasil penelitian mengenai hubungan pewarna rambut dengan kanker masih belum konsisten. Sebagian besar studi tidak menemukan peningkatan risiko kanker yang jelas pada orang yang menggunakan pewarna rambut untuk keperluan pribadi, sementara beberapa penelitian melaporkan adanya kemungkinan peningkatan risiko pada jenis kanker tertentu.

Sementara itu, International Agency for Research on Cancer (IARC) menyatakan bahwa penggunaan pewarna rambut secara pribadi belum dapat diklasifikasikan sebagai penyebab kanker pada manusia karena bukti ilmiahnya belum memadai.

Mengapa Muncul Kekhawatiran?

Kekhawatiran muncul karena formulasi pewarna rambut pada masa lalu mengandung beberapa bahan kimia yang bersifat karsinogenik. Produsen telah mengubah komposisi banyak produk pewarna rambut permanen sejak akhir 1970-an untuk menghilangkan bahan berisiko.

Siapa yang Memiliki Risiko Lebih Tinggi?

Penata rambut dan tukang cukur yang terpapar bahan kimia pewarna rambut setiap hari selama bertahun-tahun memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa jenis kanker, khususnya kanker kandung kemih. IARC menggolongkan paparan di tempat kerja bagi penata rambut dan tukang cukur sebagai “kemungkinan bersifat karsinogenik bagi manusia”.

Cara Menggunakan Pewarna Rambut dengan Lebih Aman

Untuk mengurangi paparan bahan kimia, pengguna dapat menerapkan beberapa langkah berikut:

  • Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan produk.
  • Gunakan sarung tangan saat mengaplikasikan pewarna rambut.
  • Hindari membiarkan pewarna rambut lebih lama dari waktu yang dianjurkan.
  • Bilas rambut hingga bersih setelah proses pewarnaan selesai.
  • Lakukan uji alergi (patch test) sebelum menggunakan produk baru.
  • Gunakan produk yang telah memiliki izin edar dari otoritas terkait.

Terlepas dari risiko paparan yang lebih tinggi pada pekerja salon, masyarakat umum tidak perlu khawatir berlebihan. Penggunaan pewarna rambut untuk keperluan pribadi secara langsung belum terbukti meningkatkan risiko kanker.

Source link

Semua BErita

8 Cara Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

8 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami Menjaga tekanan darah tetap stabil sangat penting untuk mencegah risiko penyakit...

Menikmati Sensasi Kereta Mewah Bersejarah di Swiss & Italia

Sensasi Wisata Unik dengan Bernina Express Di St. Moritz, Swiss, udara sejuk pegunungan bercampur dengan pemandangan indah puncak Alpen...

Penampilan Krisdayanti dan Melly Goeslaw Duet Meriah di HUT ke-81 RI

Krisdayanti dan Melly Goeslaw Meriahkan HUT ke-81 RI Penyanyi Krisdayanti dan Melly Goeslaw turut meriahkan peringatan HUT ke-81 RI...