Kenapa Lingkar Pertemanan Semakin Kecil Saat Dewasa?
Jakarta (ANTARA) – Pernah merasa dulu punya banyak teman, tetapi semakin bertambah usia justru hanya beberapa orang yang masih rutin diajak ngobrol atau bertemu? Kondisi seperti ini cukup umum terjadi.
Saat masih sekolah atau kuliah, rasanya mudah untuk memiliki banyak teman karena hampir setiap hari bertemu dengan orang yang sama. Ada teman sekelas, teman organisasi, teman satu komunitas, sampai kenalan dari berbagai kegiatan.
Perubahan Lingkar Pertemanan Saat Dewasa
Meskipun lingkar pertemanan terasa lebih kecil saat dewasa, hal itu sebenarnya bukanlah sesuatu yang buruk. Penelitian menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, seseorang cenderung menjadi lebih selektif dalam memilih hubungan yang ingin dipertahankan. Hubungan yang lebih dekat dan bermakna cenderung mendapat perhatian lebih besar dibandingkan hubungan yang sifatnya lebih jauh.
Alasan Lingkar Pertemanan Menyusut saat Dewasa
Beberapa alasan mengapa lingkar pertemanan cenderung kecil saat dewasa antara lain:
1. Prioritas hidup yang berubah, dengan fokus pada pendidikan, pekerjaan, keluarga, dan kesehatan.
2. Waktu untuk bertemu tidak sebanyak dulu, karena keterbatasan jadwal dan lokasi.
3. Kualitas hubungan lebih penting daripada kuantitas, sehingga tidak semua hubungan perlu dipertahankan dengan intensitas yang sama.
4. Pemahaman bahwa hubungan yang mendalam lebih berarti daripada banyaknya kenalan.
5. Kesadaran akan hubungan yang cocok dengan nilai, cara berkomunikasi, dan cara menghargai batas pribadi.
6. Perubahan lingkungan yang mempengaruhi pertemuan dengan orang yang sama.
7. Energi sosial yang lebih selektif, dengan prioritas bertemu dengan teman dekat.
Jadi, memiliki lingkar pertemanan yang kecil bukan berarti menjadi kesepian. Sebaliknya, lingkar pertemanan yang kecil bisa menjadi lebih diperhatikan dan terasa lebih bermakna dalam kehidupan sosial seseorang.
Copyright © ANTARA 2026

