Pangandaran Menguatkan Perekonomian Melalui Pariwisata
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin H.M.M., menekankan pentingnya keselarasan antara KUA-PPAS dengan RPJMD dalam upaya mendorong akselerasi perekonomian di Pangandaran. Fokus utama pembangunan tahun 2027 adalah mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.
Penguatan Aksesibilitas dan Event Pariwisata
Langkah pertama yang diambil adalah memperkuat aksesibilitas ke destinasi pariwisata di Pangandaran serta menghidupkan kembali event-event skala nasional maupun internasional. Asep menekankan pentingnya menyusun kalender event resmi agar dapat memberikan daya tarik yang konsisten bagi wisatawan.
Beberapa event potensial yang akan diaktifkan kembali antara lain International Kite Festival, atraksi budaya Hajat Laut dan Syukuran Nelayan, serta pengembangan arena pacuan kuda di pinggir pantai Pangandaran. Olahraga air seperti surfing, bodyboard, dan stand-up paddle di Batukaras dan Green Canyon juga akan dikemas lebih profesional, sejalan dengan dukungan pada ajang kedirgantaraan seperti air show.
Pengembangan Desa Wisata dan Digitalisasi
Selain itu, Pangandaran juga akan mengembangkan desa wisata sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Potensi alam dan budaya di desa-desa Pangandaran akan diprioritaskan untuk dikembangkan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Di samping itu, peran digitalisasi juga akan diperkuat, termasuk optimalisasi Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD). Dengan memanfaatkan teknologi digital, diharapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat meningkat sekaligus mendukung promosi destinasi wisata dan produk UMKM lokal.
Pendekatan Pentahelix untuk Menekan Kemiskinan
Untuk menciptakan pariwisata yang inklusif, Pendekatan Pentahelix akan diterapkan di Pangandaran. Melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan komunitas lokal, skema kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pariwisata daerah.
Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan, Pangandaran berharap dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan di wilayah tersebut. Melalui kerjasama lintas sektor, Pangandaran siap menjadikan pariwisata sebagai tulang punggung pembangunan daerah.
Sumber: Daily Pangandaran

