Indonesia Menyambut Peluang Besar dengan 209 Rute Penerbangan Baru
Indonesia memiliki peluang besar untuk menambah rute penerbangan domestik. Produsen pesawat regional ATR mengidentifikasi 209 rute penerbangan baru yang dinilai layak secara ekonomi jika dilayani pesawat turboprop regional. Potensi tersebut mencakup permintaan hingga 16 juta penumpang per tahun.
Pasar Besar yang Belum Tergarap
Menurut Senior Vice President Commercial ATR, Alexis Vidal, permintaan untuk rute-rute tersebut sudah ada, begitu pula infrastrukturnya. Hal yang dibutuhkan saat ini hanyalah pesawat yang tepat. Informasi ini didapat dari platform MobilityMonitor yang menganalisis pola perjalanan 35 juta penduduk Indonesia. Data tersebut mencakup perjalanan menggunakan berbagai moda transportasi dengan 90% perjalanan berlangsung pada jarak 100 hingga 800 kilometer.
Rute Penerbangan Potensial
ATR memetakan pola perjalanan antarkota dengan jaringan bandara di Indonesia dan menemukan 209 pasangan kota yang memiliki potensi pengembangan penerbangan. Sebanyak 88 persen dari rute potensial tersebut merupakan rute intrapulau dengan volume perjalanan mencapai 14 juta penumpang per tahun. Rute-rute baru ini sebagian besar berada di luar Pulau Jawa, mencakup Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan Maluku.

