81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Merdeka untuk Hidup Sehat?
Hari ini, Senin tanggal 17 Agustus 2026, Indonesia genap 81 tahun merdeka. Setiap tahun, kita merayakan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih dan menyanyikan Indonesia Raya, namun kita juga perlu merenung. Sudahkah seluruh rakyat merasakan kemerdekaan itu dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kemerdekaan untuk hidup sehat, layak, dan bermartabat?
Kehidupan Sehat sebagai Perjuangan
Bagi sebagian masyarakat, menjalani kehidupan sehari-hari masih merupakan perjuangan. Keluarga harus berhitung ketat untuk memenuhi kebutuhan pangan, pekerja harus berjuang dengan penghasilan terbatas, dan persoalan rumah, sanitasi, pendidikan, dan kesehatan seringkali bersamaan. Anjuran hidup sehat penting, tetapi tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama untuk melakukannya.
Kesehatan masyarakat tidak hanya tentang penyakit dan pelayanan medis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial seperti pendapatan, pendidikan, lingkungan, dan kebijakan yang memengaruhi kehidupan seseorang.
Kemerataan bukan Keadilan
Menciptakan pelayanan kesehatan yang merata namun tidak adil tidaklah cukup. Setiap individu memiliki kebutuhan dan hambatan yang berbeda. Kesehatan masyarakat harus dilihat dari perspektif equity, yaitu keadilan berdasarkan kebutuhan dan hambatan yang dihadapi, bukan hanya kesetaraan dalam pelayanan.
Pemerintah perlu menciptakan kebijakan yang adil, tenaga kesehatan harus melayani secara profesional, namun masyarakat juga harus menjadi penggerak utama perubahan kesehatan.
Kemerdekaan sejati Indonesia harus memberi kesempatan yang adil kepada seluruh rakyatnya untuk hidup sehat dan bermartabat. Pembangunan harus lebih berorientasi pada keadilan, pemerataan, dan pengurangan kesenjangan kesehatan.
Hari Merdeka bukan hanya tentang bendera berkibar, tetapi tentang merdeka dari ketidakadilan yang menghambat kesehatan, martabat, dan kesempatan hidup yang lebih baik bagi rakyatnya.
P.A. Kodrat Pramudho
Staf Pengajar Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju (UIMA) Jakarta dan Ketua Umum ILUNI FKM periode 2013-2018

