Simbol Peringatan di Balik Jam Kiamat

Date:

Share post:

Pernah mendengar istilah Doomsday Clock atau Jam Kiamat? Ini adalah simbol yang menunjukkan seberapa dekat umat manusia dengan kehancuran akibat ancaman global, seperti perang nuklir, perubahan iklim, dan teknologi berbahaya lainnya. Konsep ini diperkenalkan oleh para ilmuwan di Bulletin of the Atomic Scientists pada tahun 1947, dengan jarum jam yang semakin mendekati tengah malam sebagai tanda bahwa dunia semakin berisiko mengalami bencana besar.

Munurut news uchicago pada Kamis (03/1/25), Jam Kiamat adalah simbol yang menunjukkan seberapa dekat dunia dengan kehancuran akibat teknologi berbahaya yang diciptakan manusia. Konsep ini dibuat untuk memberikan peringatan mengenai ancaman global dan mendorong langkah-langkah pencegahan. Setiap tahun, para ilmuwan dari Bulletin of the Atomic Scientists menetapkan posisi jarum jam ini, mengukur tingkat risiko berdasarkan berbagai faktor.

Saat pertama kali diperkenalkan pada tahun 1947, pengaturan waktu Jam Kiamat berfokus pada ancaman senjata nuklir, yang kala itu dianggap sebagai bahaya terbesar bagi peradaban. Namun, sejak 2007 pertimbangan ini diperluas dengan memasukkan dampak perubahan iklim sebagai faktor utama yang dapat mempercepat kehancuran dunia.

Bagaimana Jam Kiamat diciptakan? Pada awalnya, beberapa edisi pertama Bulletin berupa kumpulan artikel yang dicetak menggunakan teknik stensil. Namun, seiring berkembangnya publikasi, para editor berupaya menarik perhatian audiens yang lebih luas dengan menghadirkan sampul yang lebih menarik. Salah satu anggota Bulletin, Martyl Langsdorf, seorang seniman yang dikenal dengan karya-karya abstraknya bersedia menciptakan ilustrasi untuk edisi tersebut. Terinspirasi oleh urgensi diskusi yang ia ikuti, ia merancang sebuah gambar jam dengan desain sederhana namun kuat. Jarum jam ditetapkan pada tujuh menit menjelang tengah malam, sebagian karena menurutnya posisi tersebut terlihat estetis.

Jam Kiamat dapat ditemukan di kantor Bulletin, yang berlokasi di 1307 E. 60th St., tepatnya di lobi Keller Center, tempat Sekolah Kebijakan Publik Harris di Universitas Chicago berada. Pada tahun 2025, Jam Kiamat ditetapkan pada 89 detik sebelum tengah malam, menjadikannya posisi terdekat dalam sejarah 78 tahun keberadaannya.

Jika Jam Kiamat mencapai tengah malam berarti menandakan bahwa dunia telah mengalami bencana global yang sangat parah, seperti perang nuklir berskala besar, kehancuran lingkungan yang tak terkendali, atau krisis teknologi yang membawa dampak fatal bagi peradaban manusia. Meskipun Jam Kiamat hanya simbol, maknanya sangat serius. Ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi refleksi dari ancaman nyata yang dihadapi dunia.

Semua BErita

Cara Mudah Membuat Apem Kukus dengan Rice Cooker

Kue apem kukus adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang sangat disukai karena rasanya yang manis dan teksturnya...

6 Gaya Michelle Ziudith di Gala Premiere Film Alas Roban

Pada awal tahun 2026, Michelle Ziudith mencuri perhatian melalui perannya sebagai ibu satu anak bernama Sita dalam film...

Mengelola Stres Keuangan: Penyebab dan Solusi Efektif

Masalah keuangan seringkali menjadi pemicu stres yang dialami banyak orang. Ketidakpastian kondisi finansial, kewajiban yang terus berjalan, dan...

Cara Membuat Bubur Sumsum Tanpa Bau Tepung yang Lezat

Bubur sumsum yang sempurna seharusnya memiliki tekstur lembut, rasa gurih, dan aroma yang harum. Namun, terkadang bau dari...