Pada usia 16 tahun, Suchata memulai kampanye “Opal for Her” setelah mengalami benjolan jinak di payudaranya yang diangkat melalui pembedahan. Kampanye ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pengetahuan dan perawatan kesehatan. Ia kemudian dinobatkan sebagai Miss World Thailand 2025 sebelum berpartisipasi dalam Miss World ke-72 di Hyderabad, setelah gelar runner-up ketiga Miss Universe 2024 dicabut.
Setelah pengumumannya sebagai pemenang, Organisasi Miss Universe mencabut gelar runner-up ketiga Suchata karena pelanggaran kontrak. Mereka menegaskan bahwa semua pemenang harus memenuhi tugas mereka sepanjang masa jabatannya. Peraturan lebih ketat kemudian diberlakukan pada direktur nasional mulai 1 Mei 2025 untuk mencegah pelanggaran serupa dan memastikan misi organisasi untuk menginspirasi dan memberdayakan melalui merek Miss Universe tetap terwujud.

