Prabowo Urges Efficient Partnerships in SOEs

Date:

Share post:

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengkritik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena mengandalkan suntikan modal pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) yang dianggap tidak efisien dan menghambat pembangunan infrastruktur nasional. Prabowo menekankan pentingnya melibatkan lebih banyak perusahaan swasta, baik domestik maupun internasional, dalam proyek infrastruktur nasional untuk mendorong efisiensi dan pendekatan modern. Hal ini juga sebagai upaya untuk menciptakan iklim investasi yang menarik bagi investor swasta. Pemerintah telah meresmikan Danantara, lembaga investasi kedaulatan Indonesia, untuk mendukung proyek infrastruktur strategis tersebut. Prabowo memberikan jaminan kepada investor asing bahwa pemerintah akan terlibat aktif dalam proyek dengan kontribusi keuangan yang nyata, bukan sekedar saham kosong. Kolaborasi dengan investor swasta atau asing dilakukan dengan keyakinan, di mana pemerintah akan turut berinvestasi dalam proyek tersebut. Semua langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada mitra asing yang berinvestasi di Indonesia.

Source link

Semua BErita

Peran Penting 4 Pilar Menurut Anggota DPR RI Hj Ida Nurlaela

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, mengadakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di...

Lisa BLACKPINK Duta Merek Shiseido: Promosi Serum Anti-aging

Lisa dari BLACKPINK telah menambah portofolio kerjanya dengan menjadi duta merek global untuk Shiseido, merek kecantikan terkenal asal...

Resep Tahu Acar Solo: Segar dan Gurih

Kuah Tahu Acar Khas Solo: Sensasi Segar dalam Setiap Suapan Salah satu ciri khas unik dari resep tahu acar...

Wilsen Willim: Menyapu Batas Tabu dalam Koleksi Fashion Imlek 2026

Pendopo bermitra dengan desainer ternama Indonesia, Wilsen Willim, untuk meluncurkan koleksi Lunar 2026 menjelang perayaan Imlek. Koleksi ini...