Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menganjurkan orang tua untuk terus belajar dan memahami minat anak-anak, serta aktif berolahraga bersama mereka guna mencegah kecanduan game dan perangkat elektronik. Isyana menegaskan hal tersebut saat berbicara dalam diskusi doble check yang diselenggarakan oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) bekerjasama dengan Gempita, di Jakarta tanggal 9 Agustus.
Menurut Isyana, orang tua perlu terus meningkatkan diri dan menyadari bahwa anak-anak seringkali lebih cepat dalam memahami teknologi modern. Anak-anak cenderung mencari kepuasan cepat seperti yang diperoleh melalui media sosial dan game online, yang dapat menyebabkan ketergantungan.
Untuk mengatasi hal ini, Isyana menyarankan agar orang tua memperkenalkan kegiatan olahraga kepada anak-anak, seperti yang dilakukan oleh Veronica Tan melalui program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program tersebut bertujuan memberikan akses kepada anak-anak untuk bermain di ruang yang aman dan kreatif, serta lebih mendekatkan mereka pada permainan tradisional dan olahraga, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap gawai.
Veronica Tan selaku Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjelaskan bahwa RBI didesain sebagai tempat yang aman dan inklusif bagi perempuan, anak-anak, dan masyarakat sekitar agar dapat berdaya, belajar, dan tumbuh kreatif. Dengan demikian, anak-anak diharapkan dapat terhindar dari kecanduan gadget dan lebih mengapresiasi kegiatan fisik dan bermain yang sehat.

