Festival Pacu Jalur diadakan selama lima hari di Riau, tepatnya pada 20-24 Agustus 2025. Pembukaan resmi Festival Pacu Jalur 2025 dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang juga menegaskan pentingnya menjaga dan memprioritaskan tradisi tersebut yang sudah ada selama satu abad. Beliau berharap agar budaya Pacu Jalur, yang mengusung nilai gotong royong, kekompakan, dan kerja keras, tetap diperhatikan dan dipromosikan agar tetap relevan di tengah masyarakat global.
Untuk memastikan kelangsungan festival ini di masa depan, diperlukan peran serta dan kerjasama berbagai pihak. Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan adalah tata kelola festival yang baik untuk terus meningkatkan minat wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Gibran menekankan perlunya menjaga kebersihan, terus melakukan perbaikan yang dibutuhkan, dan terus meningkatkan kualitas festival agar semakin banyak wisatawan tertarik untuk hadir. Bahkan, menurutnya, kehadiran berbagai duta besar di acara tersebut menunjukkan betapa luar biasanya festival ini.
Festival Pacu Jalur 2025 menjadi titik fokus dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal yang bernilai tinggi. Dengan kerjasama dan perhatian yang baik dari berbagai pihak, diharapkan festival ini mampu terus menarik minat pengunjung dan semakin dikenal secara luas baik di dalam maupun di luar negeri.

