Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan kenaikan pajak keberangkatan untuk turis asing, namun rincian tinjauan belum diputuskan. Menteri Iwaya menyebut bahwa mereka sedang meninjau berbagai faktor, termasuk potensi dampak terhadap pariwisata di negara tersebut. Meskipun biaya di Jepang diyakini masih cukup rendah dibandingkan negara lain, kebijakan ini tidak terkait dengan upaya pengendalian overtourism yang terjadi di beberapa tempat di Jepang. Meskipun begitu, pemerintah masih memperhitungkan dampak dari kebijakan tersebut.
Menurut laporan terbaru, kunjungan turis asing ke Jepang meningkat 17,7 persen dari tahun sebelumnya, mencapai sekitar 31,65 juta dari Januari hingga September 2025. Hal ini merupakan pertumbuhan tercepat yang pernah tercatat, melampaui angka 30 juta dalam setahun. Meski demikian, Menteri Iwaya meyakini bahwa kenaikan pajak ini tidak akan langsung berdampak pada masalah overtourism yang mungkin terjadi. Dengan demikian, pemerintah terus memantau situasi pariwisata di Jepang demi keberlangsungan destinasi wisata mereka.

