Coachella 2026 telah resmi dimulai pada Jumat, 10 April 2026, menandai kembalinya gaya festival yang selalu menarik perhatian. Menjelang dua akhir pekan penuh acara, penata gaya Jasmine Caccamo memberikan prediksi tren fesyen yang akan mendominasi acara tersebut.
Menurut Caccamo, gaya Western dan boho diperkirakan akan menjadi tren utama pada tahun ini. Ia menyebut Coachella sebagai tempat di mana “fantasi bertemu fungsionalitas”, membuat kedua gaya ini terasa sangat relevan.
Gaya Western gurun, dengan material seperti suede, rumbai, dan sepatu bot yang usang namun tetap stylish, akan memberikan nuansa yang lebih membumi. Caccamo menjelaskan bahwa gaya ini memberikan kesan siap menghadapi badai debu namun tetap terlihat keren.
Di sisi lain, gaya boho futuristik menawarkan sentuhan eksperimental dengan bahan tipis berlapis, aksen metalik, dan siluet yang tidak biasa. Selain itu, tren baru yang terinspirasi dari penampil juga mulai mencuri perhatian.
Gaya ini banyak diilhami dari album terbaru Taylor Swift, The Life of a Showgirl, yang mendorong eksplorasi tampilan panggung yang lebih berani dan dramatis di area festival. Caccamo menyebut gaya ini bisa menciptakan momen glamor yang penuh hiasan, kilauan, dan sentuhan drama.
Menurut Caccamo, Coachella memiliki energi yang seperti “tokoh utama di tengah padang pasir”, sehingga tampilan yang berani akan terasa pas. Ketika semua elemen tersebut digabungkan, terciptalah gaya yang seperti bercerita: perpaduan antara kesan tangguh, anggun, dan sedikit teatrikal.

