Pemerintah Malaysia telah mengumumkan keputusan untuk tidak memberikan izin khusus kepada para calo foto yang beroperasi di destinasi wisata populer di Kuala Lumpur. Hal ini dilakukan untuk mempertimbangkan masalah keselamatan yang bisa timbul dari aktivitas calo foto di persimpangan yang ramai. Menteri di Departemen Perdana Menteri (Wilayah Federal) Hannah Yeoh menyatakan bahwa persimpangan dekat Menara Kembar Petronas tidak aman untuk kegiatan fotografi, sehingga izin tidak akan dikeluarkan.
Yeoh bersama dengan Wali Kota Kuala Lumpur Datuk Seri Fadlun Mak Ujud dan petugas keamanan Balai Kota Kuala Lumpur dan KLCC melakukan kunjungan lapangan dan menemukan penurunan aktivitas calo foto. Langkah-langkah keamanan seperti pemasangan kamera CCTV tambahan, operasi terpadu, serta pengumuman publik dalam berbagai bahasa telah dilakukan untuk mengurangi aktivitas calo foto di area tersebut.
Operasi penegakan hukum terpadu juga telah dilakukan secara berkala, dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa dari mereka yang ditahan adalah warga negara asing yang menggunakan identitas palsu. Tindakan ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban di destinasi wisata yang ramai dikunjungi di Kuala Lumpur.

