**Kebiasaan Simpel Gen Z untuk Gaya Hidup Ramah Lingkungan**

Date:

Share post:

Kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler, memakai wadah makanan sendiri, dan memilah sampah menjadi cara yang diperkenalkan kepada generasi Z untuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Pesan tersebut dibawa Blibli Tiket Action melalui program Langkah Membumi Goes to Campus yang menyambangi lima kampus di wilayah Jabodetabek.

Program bertajuk “Better Living Starts With Us” itu merupakan bagian dari rangkaian menuju Langkah Membumi Market 2026. Isu keberlanjutan disampaikan melalui aktivitas yang dekat dengan rutinitas mahasiswa, sehingga pilihan sehari-hari—mulai dari cara makan, berpakaian, hingga bepergian—menjadi bagian dari pembahasan.

Jarak antara kepedulian dan kebiasaan

Pengenalan gaya hidup berkelanjutan tersebut berlangsung ketika kepedulian terhadap lingkungan belum sepenuhnya diikuti penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan Youth Sustainability Index (YSI) 2025 menunjukkan masih terdapat jarak antara perhatian generasi muda terhadap isu lingkungan dan kebiasaan yang mereka jalankan.

Studi yang dikembangkan YouthLab Indonesia bersama WWF-Indonesia itu melibatkan 1.006 responden berusia 16 hingga 30 tahun di Jakarta, Bogor, dan Depok. Berdasarkan data YSI 2025, sebanyak 59,64 persen responden mengaku belum memilah sampah. Sementara itu, hanya 30,02 persen yang menyatakan aktif melakukan pemilahan.

Persoalan pengelolaan sampah juga masih dijumpai di lingkungan tempat tinggal. Sebanyak 40,06 persen responden menyebut sampah yang tidak dibuang pada tempatnya sebagai masalah yang paling sering mereka temui.

Data tersebut menjadi konteks bagi penyampaian pesan Langkah Membumi Goes to Campus. Program ini tidak hanya mengangkat isu lingkungan secara umum, tetapi juga menghubungkannya dengan tindakan yang dapat dilakukan dalam keseharian mahasiswa.

Membahas keberlanjutan dari aktivitas harian

Dalam pelaksanaannya, Langkah Membumi Goes to Campus mengemas pembahasan melalui talk show interaktif. Topik keberlanjutan dibahas dengan mengambil contoh dari keputusan yang dibuat ketika membeli makanan, memilih pakaian, maupun menentukan cara bepergian.

Kebiasaan membawa perlengkapan pribadi juga menjadi salah satu contoh pilihan yang disoroti. Dalam studi YSI 2025, sejumlah responden tercatat membawa wadah makanan, tumbler, atau alat makan sendiri saat membeli makanan. Kebiasaan itu ditempatkan sebagai bagian dari pilihan sehari-hari yang lebih berkelanjutan.

Melalui pendekatan tersebut, Blibli Tiket Action memperkenalkan bahwa langkah menuju gaya hidup ramah lingkungan dapat dimulai dari aktivitas yang sudah akrab dengan kehidupan generasi Z. Program di lima kampus Jabodetabek itu menjadi rangkaian menuju Langkah Membumi Market 2026.

Source link

Semua BErita

Sejarah Hari Pangan Sedunia 16 Oktober dan Tujuannya

Hari Pangan Sedunia diperingati setiap 16 Oktober dengan perhatian yang semakin luas: bukan hanya soal tersedianya makanan, tetapi...

8 HP Android Kamera AI Terbaik untuk Konten Estetik

Kamera ponsel kini tidak hanya dinilai dari jumlah megapiksel. Bagi pembuat konten, kemampuan merekam video, stabilisasi, kualitas sensor,...

**Cara Membuat Combro Isi Oncom Tanpa Kelapa, Renyah dan Anti Lembek**

Combro dengan kulit singkong yang garing dan isian oncom yang gurih bergantung pada beberapa tahap penting, mulai dari...

**GERTAK Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB**

Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (GERTAK) meminta pengusutan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Badan Nasional Penanggulangan...