Tiga isu menjadi sorotan dalam rangkuman berita hari ini, mulai dari perkembangan batik tulis yang semakin beragam, rencana hadirnya resor internasional di Likupang, hingga strategi finansial yang perlu disiapkan pasangan setelah menikah.
Batik tulis hadir dalam potongan yang lebih modern
Peringatan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober menjadi momentum untuk melihat perubahan batik tulis di tengah perkembangan industri fashion. Busana berbahan batik tulis kini tidak lagi terbatas pada pakaian formal, tetapi mulai ditampilkan melalui beragam potongan yang lebih modern.
Garuda Kencana Batik menjadi salah satu jenama yang mengembangkan rancangan tersebut. Owner Garuda Kencana Batik, Yos Christian Addyputra, mengatakan upaya itu berangkat dari keinginan untuk menghadirkan batik dalam bentuk yang lebih beragam sehingga pilihan busana berbahan batik tulis semakin luas.
Eksplorasi tersebut diperkenalkan melalui kampanye bertajuk “Heroes Interpreted”. Dalam kampanye itu, Garuda Kencana Batik mengambil sosok pahlawan nasional dan ikon sejarah Indonesia sebagai sumber inspirasi untuk menghadirkan interpretasi berbeda terhadap busana batik.
Likupang bersiap menyambut resor baru
Dari sektor pariwisata, Likupang di Sulawesi Utara bersiap menyambut beroperasinya resor internasional baru pada kuartal IV 2026. Manado Marriott Resort & Spa akan hadir di Paputungan, kawasan yang termasuk dalam Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia.
Kehadiran resor ini menambah pilihan akomodasi bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan pesisir Likupang. Paputungan juga dapat menjadi titik awal untuk menjelajahi berbagai daya tarik di sekitarnya, termasuk bentang alam pesisir, kawasan bawah laut, serta ruang-ruang budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sulawesi Utara.
Secara akses, Paputungan berada sekitar satu jam perjalanan dari Bandara Internasional Sam Ratulangi dan berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Manado.
Komunikasi jadi fondasi pengelolaan keuangan rumah tangga
Topik lain yang turut menjadi perhatian adalah pengelolaan finansial setelah menikah. Stabilitas keuangan kerap menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Tanpa pengaturan yang tepat, persoalan finansial dapat memicu stres dan bahkan berujung pada perceraian.
Pasangan suami istri perlu membangun strategi bersama untuk mengatur keuangan rumah tangga. Para ahli keuangan dan peneliti dari luar negeri secara konsisten menekankan pentingnya komunikasi terbuka, transparansi penuh, serta perencanaan bersama.
Mengelola uang bersama bukan semata-mata persoalan angka. Proses tersebut juga berkaitan dengan pembentukan kemitraan yang sehat dan rasa saling percaya. Dengan memahami potensi jebakan finansial serta cara mengatasinya, pasangan dapat menghindari kondisi “bokek” dan menyusun tujuan keuangan bersama secara lebih terarah.

