Kunyit telah dikenal sebagai makanan super yang dapat melawan kanker dan memiliki kualitas pereda nyeri. Para peneliti menemukan bahwa kunyit mengandung jumlah senyawa yang jauh lebih besar daripada makanan biasa, sehingga banyak penelitian menggunakan suplemen yang lebih terkonsentrasi. Meskipun Cancer Research UK menyatakan bahwa kurkumin dalam kunyit memiliki potensi besar dalam melawan kanker, namun diperlukan penelitian lebih lanjut terutama mengenai dosis yang diperlukan. Meskipun begitu, saat ini belum ada bukti yang jelas pada manusia yang menunjukkan bahwa kunyit atau kurkumin dapat mencegah atau mengobati kanker sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Kunyit sendiri sering digunakan dalam masakan India, Asia Tenggara, dan Timur Tengah dan populer sebagai suplemen karena kualitasnya dalam meredakan gejala radang sendi lutut. Menjadi penting untuk terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami potensi kunyit dalam pencegahan dan pengobatan kanker.

