Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tumbuhan dapat mengeluarkan suara ketika mengalami stres atau kondisi tidak sehat. Suara-suara ini sebenarnya di luar jangkauan pendengaran manusia, namun dapat didengar oleh serangga, kelelawar, dan beberapa mamalia. Melalui serangkaian eksperimen yang ketat, para peneliti memastikan bahwa ngengat merespons suara tumbuhan tersebut dengan saksama. Selanjutnya, para peneliti berencana untuk meneliti lebih lanjut berbagai suara yang dihasilkan oleh tumbuhan dan apakah spesies lain membuat keputusan berdasarkan suara tersebut.
Profesor yang terlibat dalam penelitian ini, Prof. Yovel, menyatakan bahwa ini adalah langkah awal untuk memahami interaksi kompleks yang mungkin terjadi antara tumbuhan dan makhluk lainnya. Selain itu, peneliti juga ingin mengetahui apakah tumbuhan bisa berkomunikasi satu sama lain melalui suara dan merespons, contohnya dengan meregulasi penggunaan air dalam situasi kekeringan. Ini adalah temuan menarik yang membuka kemungkinan penelitian lebih lanjut dalam bidang komunikasi tumbuhan yang masih belum sepenuhnya dipahami.

