Partisipasi dalam Parade Wastra Nusantara memberikan dampak positif bagi pengrajin kecil di Tarakan, terutama dengan dukungan dari Pemerintah Kota. Majenah, salah seorang pengrajin, merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh pemerintah dalam mengembangkan ruang pasar untuk karyanya. Selain mengangkat karya, kehadiran dalam event seperti Parade Wastra juga membuka peluang untuk memperluas jaringan pemasaran hingga tingkat nasional.
Majenah menyatakan pentingnya pengalaman, jaringan, dan masukan yang diperoleh dari event seperti Parade Wastra dalam meningkatkan kualitas produknya. Melalui kesempatan tersebut, bukan hanya tampil dalam parade wastra saja, tetapi juga membuka peluang untuk terlibat dalam event lainnya. Melihat tayangan ulang penampilan batiknya di media, ia merasa bersyukur dan berharap karyanya dapat semakin dikenal, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.
Kisah sukses Lubung Batik 2M menjadi bukti nyata bahwa karya dari Tarakan mampu bersaing di panggung nasional. Dukungan pemerintah, semangat para pengrajin, dan keberanian untuk terus maju merupakan faktor kunci dalam mewujudkan impian tersebut. Salah satu motif kain Lubung Batik 2M yang menarik perhatian dalam Parade Wastra adalah motif Imbaul, yang mencerminkan perpaduan dari beragam jenis motif seperti ukiran kayu, tumbuhan pakis, dan buah dari tumbuhan bakau. Kombinasi warna pada motif ini memiliki makna simbolis yang mendalam, seperti kehormatan, kedamaian, keberanian, persaudaraan, dan kekuatan.

