Anggun C Sasmi, yang dikenal sebagai Anggun, membuat keputusan mengejutkan dengan memulai debutnya di dunia film Indonesia pada usia lima puluh tahun. Anggun, penyanyi terkenal dengan lagu-lagu seperti “Snow on the Sahara” dan “Tua-Tua Keladi”, tampil dalam film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja. Gala premiere film tersebut diadakan di Epicentrum XXI Jakarta Selatan minggu ini, di mana Anggun tampil memukau dengan gaun hitam “drama diva” karya desainer Tex Saverio.
Dalam film Para Perasuk, Anggun memerankan karakter Asri, seorang guru yang memimpin pesta sambetan di Desa Latas, yang berjarak dua jam dari Jakarta. Dia beradu akting dengan Angga Yunanda, Chicco Kurniawan, Bryan Domani, Maudy Ayunda, dan Indra Birowo.
Para Perasuk mengisahkan tentang perusahaan properti Wanaria yang membeli rumah-rumah penduduk dan mata air roh di Kampung Latas untuk proyek besar. Beberapa penduduk Latas memilih untuk bertahan demi cinta terhadap rumah dan lingkungan mereka. Asri memimpin pesta sambetan untuk mengumpulkan dana guna mempertahankan mata air roh dan Desa Latas. Pesta tersebut melibatkan Bayu, Laksmi, Pawit, dan Ananto. Namun, pesta sambetan tidak datang tanpa risiko.
Akting Anggun dalam film Para Perasuk mendapatkan banyak pujian, dengan enam pose Anggun di karpet merah film tersebut yang menjadi sorotan. Dengan pesona yang tidak pudar, Anggun tampil memukau dengan rambut hitam tergerai.
Semua ini merupakan bukti bahwa Anggun tak hanya ahli di dunia musik, namun juga mampu menunjukkan kebolehannya dalam dunia perfilman Indonesia.

