Ritual Mandi Ala Keraton Yogyakarta dengan Aroma Lulur Teh yang Menenangkan
Baru-baru ini, Purbasari mengadakan acara A Touch of Royal Beauty di Candi Tirta Raharjo, Yogyakarta, sebagai upaya untuk memperkenalkan kembali lulur tradisional kepada generasi muda.
Pada acara tersebut, belasan perempuan dari kalangan Gen Z diajak untuk meracik sendiri ramuan lulur kecantikan khas Keraton Yogyakarta, memberikan pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman tentang tradisi perawatan tubuh Nusantara.
Keindahan Alami Melalui Kekayaan Tradisi
Menurut Brand Executive Purbasari, Carensca, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam melestarikan budaya Nusantara di kalangan generasi muda. Tujuan utamanya adalah agar perempuan Indonesia semakin mengenal, menghargai, dan percaya diri menggunakan produk kecantikan yang berasal dari kekayaan alam Nusantara, bukan hanya mengandalkan produk impor.
“Kami ingin mempertahankan keberlanjutan budaya Nusantara dan memberikan pemahaman tentang kekayaan lokal yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Lulur Teh Keraton adalah salah satu produk yang kami sajikan agar masyarakat dapat merasakan kecantikan ala keraton di rumah,” ungkap Carensca.
Tradisi dan Inovasi Sains dalam Merawat Tubuh
Dengan menggabungkan tradisi dengan inovasi sains, Purbasari mendorong setiap perempuan untuk merasakan kembali ritual perawatan tubuh yang istimewa. Hal ini diharapkan dapat membuat setiap momen mandi menjadi waktu yang memanjakan diri, merilekskan pikiran, dan mengembalikan keindahan alami kulit.

