Jakarta : Speed : Race 2026 menghadirkan nomor baru pada penyelenggaraan keduanya, yakni One Mile Race. Dengan jarak sekitar 1,6 kilometer, kategori ini dirancang sebagai alternatif bagi peserta yang ingin merasakan atmosfer kompetisi lari melalui lintasan yang lebih pendek daripada nomor 5K.
Ajang tersebut digelar di kawasan PIK 2, Jakarta, pada Sabtu (26/9/2026). Penyelenggara mengusung konsep “Celebrating the Positivity of Morning Runs and the Beauty of Sunrises”, yang memadukan pengalaman berlari dengan suasana pagi dan pemandangan matahari terbit.
Format baru dengan tuntutan performa
Race Director Jakarta : Speed : Race 2026, Bertha Gani, mengatakan One Mile Race tidak sekadar dibuat sebagai nomor rekreasi. Menurut dia, jarak yang lebih pendek tetap memberi ruang bagi peserta untuk berkompetisi dan menjaga performa.
“One mile ini menarik karena kami ingin memberikan pengalaman lomba dengan format berbeda. Meski dengan jarak yang pendek, tetap kompetitif untuk mempertahankan performa,” kata Bertha dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Sesuai namanya, nomor One Mile Race menempuh jarak satu mile atau sekitar 1,6 kilometer. Melalui format tersebut, peserta dapat mengikuti perlombaan dengan durasi lintasan yang lebih singkat, sementara karakter Jakarta : Speed : Race sebagai ajang yang berorientasi pada performa tetap dipertahankan.
Nomor 5K tetap menjadi andalan
Di luar kategori baru itu, nomor 5K masih menjadi bagian utama dalam penyelenggaraan Jakarta : Speed : Race 2026. Peserta nomor ini mengikuti mekanisme timing qualification dan ballot yang telah disiapkan penyelenggara.
Untuk mendukung target performa, penyelenggara menyiapkan lintasan flat and fast. Rute tersebut ditujukan bagi pelari yang ingin mengejar personal best (PB), sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga karakter lomba yang kompetitif.
Rute perlombaan Jakarta : Speed : Race 2026 telah memperoleh sertifikasi dari Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Sertifikasi itu menjadi bagian dari persiapan teknis sebelum perlombaan berlangsung.
Bertha mengatakan penyelenggara berupaya memastikan lintasan berada dalam kondisi baik dan seluruh persiapan dilakukan sesuai standar yang ditetapkan. “Kita sudah membuat standar bahwa rute ini harus dalam kondisi yang baik, semua persiapan juga dengan standar yang baik supaya semua runner mendapatkan pengalaman berlomba yang baik dan bisa mendapatkan personal best-nya lagi,” ujarnya.

